Kadang…….kadang loh…..aku suka iri jika melihat orang lain. maklum, rupanya dalam otakku diam-diam masih menyimpan kalimat “rumput tetangga terlihat lebih hijau”….
hahahaha……padahal kan udah bukan zamannya lagi aku harus “iri-irian”……kayak apa aja ya
….atau kayak ga punya iman aja ya?…
Ya…..kadang sih….suka merasa begitu. melihat teman-teman yang tetap bekerja kantoran dan mempunyai karier yang baik, sekaligus keluarga….ahhh, bener-bener bikin aku jadi ga pede, secara aku hanyalah ibu rumah tangga biasa.
Ngirinya bukan lebih karena sirik yang penyakit hati itu….uh, nauzubillahminzalik deh, amit-amit. ga kok….hanya ada sedikit pertanyaan dalam hati……”wah, payah banget ya aku, ga bisa mengahasilkan apa-apa”….hihihihihiiii……jadi merasa minder der deh:P
Seharian mikir….duh,aku pengen melakukan sesuatu yang spektakuler deh, sesuatu yang hebat. tapi kok kayaknya ada “buntut” yang membuat langkahku berjalan sedikit lebih berat….
Apa ya?….apa ya?…..apa ya?…itu terus yang berputar dalam kepala aku. bener-bener bikin aku kelimpungan setengah mati. ah, daripada aku terbengong-bengong menghabiskan waktu hanya berpikir, aku habiskan waktu dengan bergerak, merapikan rumah, geser ini dan geser itu….dan berhasil, hasilnya adalah aku kecapean sendiri.
Menghilangkan pusing karena terlalu lincah dari pagi hingga siang tadi, memaksa aku untuk tiduran. tapi….tetep aja pikiran menerawang ke sana dan ke mari.
Ya Allah..tolong bukakan pintu kemudahan bagi hamba ini ya……itu terus yang diucapkan pelan sambil mengusapi perut yang sedikit mengencang.
Sekarang…setelah hujan turun dan meninggalkan kesejukan dan dinginnya udara…..tubuh sedikit lebih rileks.mencoba tenang berpikir dan sadar.
Ya…..kadang…..aku harus mengakui, menerima keterbatasan aku saat ini. menikmati segala kesulitan walau…uuuhhhh….rasanya kok ga ada habisnya.belum lagi perasaan malu dan lemah karena harus “bergantung” pada orang lain.
Ahhhh…..bangkit….jangan menyerah…..dan menikmati apa yang sudah aku punya. the show must go on…
oh ya, satu lagi……harus mengakui bahwa diri ini ternyata telah GAGAL…..uuuuhhhh….sebenernya malu untuk mengakui kegagalan ini, tapi apa boleh buat.
Walau rasanya seperti ditampar….aaahhhh, masih lebih enak kok. artinya, saat aku menyadarinya, aku tau bagaimana aku harus bersikap untuk ke depan.
Jangan tengok ke masa lalu…dan jangan takuti masa depan……percaya diri dan percaya, Allah SWT akan selalu ada disamping kita. Amin.