Belajar berorganisasi
03 Oct 2011 Leave a Comment
in Curtak
Ternyata, untuk mengelola sebuah organisasi yang anggotanya berbagai macam rupa, sikap, dan gaya membuat pening kepala ya
Saya yang sedemikian simplenya, diharuskan mengikuti gaya dan menerima ketika banyak yang “menatap” tak percaya. Yaaaa..bukan salah mereka juga sih sampai saya di-under estimate begitu. Tak salah mereka memang…karena memang gaya saya yang acuh dan cuek terhadap penampilan.
Tetapi…akhirnya…saya memilih untuk berubah. Gaya saya mungkin tak lagi secuek dulu. Gaya pakaian saya jauh lebih rapi walau gak modis-modis amat…tetapi, yaaa…lumayan lah. Jika range nilai 1-10 maka nilai saya mungkin hanya 7 atau 8,5 lah yang paling tinggi…
Bukan tak pede…tetapi lebih pada keinginan saya yang ingin terlihat lebih sederhana. Bagi saya…lihatlah kerja saya barulah nilai saya. Jangan lihat keren atau tidaknya saya tetapi…tolong lihat hasil kerja saya, meski masih jauh dari sempurna.
Ketika saya mengeluhkan beberapa sikap orang yang “tidak menghargai” diri ini pada suami, saya malah dikritik habis. Satu kalimat yang selalu saya ingat….”kalau kita tidak dihargai pasti karena kita yang tidak bisa dihargai”…..atau “penampilan kita yang kurang pas”…..huhuhuuuuu…..sedih sih waktu dikomentari seperti itu. Tetapi….akhirnya saya berubah dan saya mengikuti apa saran dari suami….”show them who you are”….dan…that’s right…..jituuuuuu banget
Ahhhh….so, majulah terus dan berubahlah untuk terus menjadi lebih baik meski akhirnya saya sedikit “bermain” politik. Bagaimana saya harus “memegang” seseorang dan meminta “petuahnya” demi tak adanya perpecahan antara anak baru dan anak lama….
Huhuhuhuuuu…..susahnya ya untuk menyatukan persepsi meski kita sudah berteriak-teriak bahwa semua yang dilakukan adalah untuk kebaikan bersama…
Akhirnya, bagi saya, setiap hari adalah belajar. setiap hari adalah berjuang. dan setiap hari addalah berteman meski kadang saya jenuh dan “muak” untuk memberi makan ego mereka
Ahhhhh…Bismillah…niat baiklah dan fokus pada tujuan, visi dan misi yang selalu ada dalam otak saya ketika hampir over load oleh kekecewaan, kekesalan dan kemarahan karena betapa saya berusaha profesional tetapi mereka tidak :p
heeemmmmm…..not bad-lah untuk saat ini. tetapi, saya sadar dan sangat sadar….saya masih jauh dari sempurna dan jauh dari kata “bagus”…tetapi saya akan berusaha sebaik dan sebagus mungkin
)