Ga tahan jatuh cinta
Dulu sekali…..hanya dengan mendengar suara lembut dan tenang, hati langsung kepincut dan tak tahan untuk jatuh cinta.
Mungkin ini sepele…namun, bagi saya semuanya ini seperti ajaib. Bagaimana mungkin jatuh cinta hanya mendengar suaranya saja…membuat hati terkapar, bertekuk lutut setiap mendengar suaranya.
Entah ada magnet apa yang membuat hati ini berdebar hanya dengan mendengar suara lembutnya, tawa pelannya….ah, sungguh membuat mimpi dipenuhi bunga berwarna warni.
Rasanya konyol jika saya harus berbagi cerita ini. Bagaimana lucu dan kekanak-kanakanya waktu itu. Entah ada benang merah apa yang membuat akhirnya ada satu ikatan tak tampak yang mempertemukan dan akhirnya menyatukan ini.
Chemistry seperti apa tepatnya sampai-sampai hati ini hanya tertuju padanya?……tak mampu dijawab dengan logika dan bahkan dengan anganan semata. Semuanya seperti mimpi. Hingga detik ini juga.
Itulah rahasia Sang Ilahi. Tak seorangpun mampu menebaknya. Yang saya tahu hanyalah..ga kuta untuk menahan tidak jatuh cinta. Seribu alasan bahkan sejuta alasan menolaknya dalam pikiran ini tak mampu dibuang jauh. Membuang semua harapan dan mimpi yang berkembang setiap waktu. Tetapi akhirnya, saya menyerah dan menyerah. Saya ga tahan untuk tidak jatuh cinta padanya, sang idola, pujaan hati nun jauh di sana.
Mungkin saya lah yang pertama memberikan sinyal itu. Membuat perhatian kecil dan mencuri perhatiannya sedikit. Ada masa dimana saya hampir menyerah, menyadari harapan terlalu banyak, mencoba meraih bulan yang tergantung di langit atas.
Ah…. Cinta…cinta…..semuanya serba membingungkan. Biarkan saja semua berjalan seperti air yang mengalir. Hanya harapan, bunga-bunga cinta akan selalu ada dan tak pernah layu. Membasahi disetiap kemaraunya hidup. Meninggalkan embun sejuk ketika mata terbuka menyongsong hari. Senyum merekah karena ada cinta di sana.
Aaaaah…. Cinta…cinta. Sungguh, ga tahan untuk tidak jatuh cinta padanya.
perasaan cinta adalah anugerah terindah dari Yang Maha Kuasa..
tentu saja
…
walau kadang cinta juga bisa sangat menyakiti