Archive

Archive for July, 2009

Belajar bersama

Thursday, 16 July 2009 leunca Leave a comment

Sehabis sholat magrib, Aryo meminta saya untuk membantu mengerjakan tugas sekolahnya. Awalnya hanya saya dan Aryo yang duduk berdua berdampingan. Tak lama, Bagus ikut duduk di sebelah saya sambil membawa buku.

“Bagus juga mau belajar, Bun”

Tak lama, Gilang terdengar heboh.

“Mana buku aku, Bun?”

Rupanya Gilang juga ingin ikut belajar bersama kakak-kakaknya. Ah, meja kecil itu akhirnya penuh dengan buku yang terbuka dengan tangan-tangan kecil yang bergerak-gerak diatasnya.

Masing-masing sibuk dengan kegiaannya. Aryo sibuk mengerjakan pr agama. Bagus dengan tulisan abjad yang sengaja saya berikan sebagai tugasnya malam itu. Lalu Gilang, hanya mencoret-coret sambil bercerita mengenai gambarnya.

Hem….sudah sekian lama saya tak pernah lagi berlaku seperti “guru privat” seperti ini. Tetapi…susahnya guru privat untuk anak sendiri adalah…kok rasanya saya tak bisa sesabar mengajari anak orang lain ya….

Mungkin….karena, ketika mengajari anak sendiri…beban di pundak lebih berat ketibang mengajari anak orang lain.

aaah….setidaknya saya bisa mengawasi perkembangan mereka kan?….oke deh…Semangat untuk anak-anak!!!!!

Categories: Aryo, Bagus, Gilang

cerita celana yang tergantung di kapstok

Saturday, 11 July 2009 leunca Leave a comment

“Udah ashar nih….Mas Aryo, Mas Bagus sholat dong…”

“Gilang juga mau sholat…”

“ya udah…ayo wudhu”

Aryo, Bagus dan Gilang berebut masuk kamar mandi dan dengan sedikit cenda tawa mereka berwudhu. Gilang yang paling kecil menjadi korban, baju dan celananya basah.

“Bun….basah, ama Mas…” suaranya merengek sambil menarik-narik bajunya yang basah sebagian.

“Ya udah…ganti aja…”

Selesai berwudhu….kehebohan kembali terjadi. Aryo dan Bagus berebut sajadah besar sementara Gilang heboh mencari sarung.

“Bun, sarung Gilang dimana?”

Saya menggeleng tak tahu. Rengekannya makin menjadi.

“Bun…” Gilang semakin cerewet saja bertanya, mengikuti kemanapun aku melangkah.

Akhirnya, saya meminta Bagus untuk mengalah, memberikan sarungnya untuk Gilang dan mengganti celana pendek dengan celana panjang. Masalah terpecahkan dan mereka bertiga sholat berjamaah.

Selesai sholat, Bagus membuka celana panjangnya dan mengganti dengan celana pendek.

“Bun, celananya di gantung ya. nanti dipake lagi pas mau sholat.” suara cadel Bagus terdengar sejuk.

Duh, masih kecil tapi sudah mengerti hal sepele seperti ini. Saya tersenyum dan mengacungkan jempol padanya…

“Hebat De…”

Senyumnya merekah dan wajahnya cerah.

“Hebat kan Bagus, Bun?”

Saya mengangguk. Tak lama Gilang ikutan menggantung celananya.

“Kenapa di gantung De?”

“Digantung, Bun.” Gilang bersikukuh meminta saya membantunya menggantungkan celana. Walau saya sudah menjelaskan tetapi Gilang tak peduli.

Aaaah…..anak-anak hebat.

Categories: Aryo, Bagus, Gilang

Malas yang “menggila”

Thursday, 9 July 2009 leunca Leave a comment

Berminggu-minggu, berhari-hari…badan rasanya tak menentu…membuat kebiasaan menjadi berubah drastis. Kebiasaan melakukan serba sendiri..kini, hampir sebagian dilimpahkan pada tenaga bantuan. Huuuuh….bikin pikiran “ngawur” dan aneh…

Akhirnya…..mungkin, beberapa orang akan menatapnya dengan kening berkerut. “ah, malas banget kelihatannya”…bener, saya sendiri hampir bingung menyikapi perubahan ritme dan kebiasaan badan ini.

Bukan malas tepatnya…tetapi, gerak berkurang tidak seperti biasanya. Nafsu makan turun drastis yang akhirnya badan tidak pernah fit. Kelelahan sangat mudah hinggap dan lemas sudah menjadi kebaiasaan. Aaaah….kapan ya, kondisi badan ini balik ke awal……mudah-mudahan tidak lama….menunggu masa-masa 4 bulan terlewati.

kehamilan keempat ini membuat kebiasaan berubah. semua rasanya menjadi serba baru. dan sayangnya, hanya saya yang merasakan….orang di sekeliling saya kurang memahami dan menjadi terkesan kurang sabar…..yaaa, karena memang bener-bener berubah. saya sendiri sampai terkaget-kaget.

Mudah-mudahan…..semua proses ini bisa berjalan lancar. Rutinitas kembali normal…dan yang membuat lega hati adalah….bisa aktif kembali dan melakukan banyak hal untuk banyak orang terutama keluarga, suami, anak-anak………semoga.

Categories: Curcur