Archive

Archive for May, 2008

Akhirnya…….

Wednesday, 28 May 2008 leunca Leave a comment

Aah aah aah aah…..akhirnya saya mulai bisa memetik sedikit, “sedikit dan sekecil” hasil jerih payah saya “membiarkan” Aryo memilih apa yang ingin dia lakukan walau awalnya saya ketakutan, apa bener nih saya memberikan kebebasan bagi Aryo akan baik?…..

 

Saya menerima ketika Aryo dengan bahasanya menolak “belajar konvensional”  dan memilih mengotak atik lego atau bermain-main dengan adiknya.

Saya menerima keinginannya yang “hanya” semangat les bahasa inggris dan belajar keyboard saja di rumah.

Saya, “dengan berat hati”, menghentikan semua kegiatan rutin HS yang diawal program saya mengatur jadwal untuk belajar matematika, IPA, melatih menulis dan lain-lain pelajaran sekolah umumnya, setiap hari dengan belajar yang berbeda-beda dan dengan membuat “mind map”.

Saya membiarkan Aryo yang kelihatannya “sedikit” malu jika ditanya, “kelas berapa de?” atau “sekolah dimana?”, jika ditanya oleh orang di sekitarnya, entah itu sepupu-sepupunya, uwanya, atau kerabat jauh, bahkan teman lesnya.

Saya “sebisa mungkin” tidak membantu Aryo keluar dari tekanan dalam dirinya, karena “mungkin” Aryo mengalami perang batin ketika sewaktu TK setaip hari berangkat sekolah dan tiba-tiba saja Aryo belajar dan belajar di rumah atau berbeda dengan anak tetangga seusianya yang setiap pagi berangkat sekolah…dan mungkin ini “sempat” membuat Aryo merasa sedikit “rungring”….

 

Dan setiap hari, setelah hampir 1 tahun ini dijalani dengan banyak “keberatan hati” dari Aryo dan “perang” antara saya, bundanya, dengan Aryo…..mungkin cooling down yang saya ambil, berhasil sampai saat ini. So far so good.

 

Pelan-pelan, minat baca Aryo mulai timbul. Sebelum tidur, jika belum mengantuk Aryo pasti membaca komik cerita. Tapi komik ini bukan komik bergambar seperti Naruto dsb, melainkan komik cerita seperti Treasure Island yang minim gambar.

Atau, ingin bisa membuat tulisan seperti saya, membuat cerita dengan mengetik di depan komputer, walau pertanyaannya banyak banget “boleh nulis ini ga Bun?” atau “omnya mas Aryo berapa ya Bun?”….walah walah heboh deh.

Yang lain, ke-PD-annya membatu sepupunya mengerjakan PR, yang kebetulan minggu kemarin menginap di rumah. Walau jawaban Aryo banyak yang “tidak tepat” atau ngawur tetapi saya lihat, keberanian dan spontanis Aryo yang patut diacungi. Sebenarnya sih, jawaban Aryo tidak sepenuhnya salah, hanya saja, tidak tepat dengan standar sekolah.

 

Nah…nah….walau belum sepenuhnya berhasil dan memenuhi target yang saya punya, yang saya tentukan sendiri tanpa sepengetahuan Aryo, saya melihat ada banyak poin-poin kemajuan.

 

Percaya dirinya pulih, berani bertanya, berani menjawab walaupun salah, menyadari jika dia melakukan kesalahan dan …..mudah-mudahan ini bekal yang cukup untuk dia masuk sekolah reguler tahun ini yang tinggal beberapa bulan lagi.

 

Hope, Aryo bisa berkembang sesuai dengan apa yang dia mau dan dia inginkan, bukan karena ikut-ikutan orang lain atau terbawa arus. Insyaallah.

Categories: Curhat

This is my home schooling

Wednesday, 28 May 2008 leunca Leave a comment

Inilah acara HS yang sangat Aryo dan Bagus sukai, menggambar di depan rumah sambil menikmati hangatnya sinar matahari pagi.

Sang kakak melukis se-tekun mungkin dan adiknya belajar melukis ala de Bagus, coret coret dengan menggunakan kuas.

 

Matahari pagi mampu menyemangati mereka. Membuka hari dengan sesuatu yang dikerjakan untuk melatih konsentrasi dan belaja fokus pada apa yang mereka kerjakan.

 

Not bad lah….walau sepele namun saya ingin mengajarkan apapun yang dilakukan, harus tuntas, sebaiknya tidak setengah setengah biarpun hanya coret coret kertas dengan berbagai warna…toh sambil belajar perbedaan warna juga kan?…..

 

Untuk Aryo, belajar bertanggung jawab dan mengenal apa itu “pelajaran sekolah” dan melatih ketekunan juga kesabarannya untuk menulis angka dalam jumlah yang lumayan banyak, berhitung dan melenturkan tangannya….walau ya……protesnya banyak banget deh.

 

Dan saat ini…..HS yang saya “terapkan” very very unconventional alias suka-sukanya saya……gimana enggak, Aryo mogok, bosan dengan “belajar yang biasa” dan akhirnya, saya memperbanyak “diskusi” mengamati berita yang sedang hangat atau perubahan cuaca dengan mengamati awan mendung, langit dan pergerakan matahari. Juga mengenai badai, hujan angin, angin puting beliung, gelombang tinggi….yang nyata-nyata saja, yang dia dengar dan dia lihat.

 

Menghindari kata-kata mengajari……karena kalau sudah mendengar “kuliah” saya, Aryo akan bt se-bt-bt-nya, mogok belajar lagi.

 

So, bukankah, HS adalah belajar dimana saja, dengan siapa saja, apa saja. dan saya juga suami berprinsip, tak perlu menguasai banyak hal, cumu satu bidang atau ilmu yang dikuasai dengan baik sehingga tahu, “akan menjadi apa saya”,” ingin menjadi seperti siapa saya” dan “apa yang akan saya kerjakan”.

 

Seperti saat ini, mengotak-atik lego, membuat berbagai macam bentuk dari yang simple sampai aneh dan rumit. Menggunakan ide dan imaginasi mereka masing-masing. Itulah dunia mereka, dunia yang akan mereka isi denganhal-hal yang mereka sukai, dunia yang akan mereka warnai sendiri, dunia yang akan mereka kembangkan sendiri, dunia tempat mereka tumbuh dan menjadi “diri mereka sendiri”. Dunia yang diciptakan dari emua kelebihan, kebaikan sekaligus kekurangan mereka.

 

I hope, pilihan saya benar dan terbaik bagi mereka.

 

 

Categories: Aryo, Bagus

rantangan untuk “tetangga” yang gagal total

Saturday, 24 May 2008 leunca Leave a comment

Aduh…aduh…..saya bener-bener menyerah nih

Satu bulan lalu, selama hampir 2 minggu saya “rantangan” untuk tetangga atau nama lainnya “memasakkan makanan” untuk tetangga yang kedua orang tuanya bekerja.

Awalnya saya sih senang-senang saja. ingin coba nih, apakah bener masakan saya bisa “dimakan” orang lain selain suami dan anak-anak.

Apalagi kata suami, “masakan saya enak”…wah, semangat dong jadinya.

Tetapi, setelah dikerjain…aduh duh, saya menyerah.

Saya menyerah bukan karena tak mau usaha, tetapi, saya bener-bener kehabisan waktu dan energi setiap hari.

Energi saya habis memikirkan, “masak apa saya hari ini ya?”

Lalu, “aduh, ikan apa yang ga ada tulangnya ya?”

Atau,”masakan apa yang ga pake cabe tapi enak dan anak-anak suka?”

Dan,”mudah-mudahan enak, mudah-mudahan kemakan”……

Sport jantung dan sepertinya setiap pagi adalah dead line saya. karena jam 12 siang, makanan sudah harus jadi untuk di hantarkan pada tetangga kecil ini…

Walah, walah, asyik juga tapi saya kebat kebit.

Dalam waktu kurang lebih 4 jam saya harus membeli sayur dan lauk sekaligus. Lalu dibersihkan dan diracik untuk kemudian dimasak.

Belum lagi kalau Gilang menarik-narik baju minta ini atau itu, atau minta ditemani main.wah, bisa repot deh urusannya.

Tetapi, kalau masakan sudah jadi….waaah, lega deh. Kalau coba masakannya enak, aduh, jadi geer sendiri. “ga nyangka ya bisa masak seenak ini..he he he”…..

Atau, begitu rantangan siap dan “dilempar ke tetangga, saya rasanya “gede” banget, bangga….sudah menyelesaikan satu tugas mulia, membantu orang yang memang butuh bantuan…..seneng deh….

Tapi, ada tapinya nih. Ada cerita sedih dibalik semua “kebanggaan” saya ini.

Saya tekor……..tekor uang, tekor perhatian dan tekor waktu.

Tekor uang, bikin saya ga enak hati ama suami.

Tekor perhatian, bikin saya ga enak hati ama anak-anak, Gilang agak sering telat makan, Aryo dan Bagus sering teriak-teriak minta dibuatkan susu. Ayahnya, marah gara-gara “dapat yang sisa”…….ga rela dan katanya,”seperti makanan warteg”…..aduh……sedih dengarnya.

Tekor energi…ya…saya harus mengeluarkan extra energi untuk memasak dua kali dalam satu hari, masakan yang harus beda, seperti “pesan” suami.

Menyerah dan menyerah akhirnya.

Walau saya lega tetapi saya agak ga enak hati…..bukannya saya ga mau nolong…sungguh deh……

Saya ingin nolong…..tetapi sesungguhnya saya juga “perlu” ditolong…

 

Tolong…tolong….

Categories: Curcur

(beneran) Tulisan Aryo

Saturday, 24 May 2008 leunca Leave a comment

Alo. (aku) aryo

ayahku baik bundaku cerewet. Uwaku mau jadi guruku di sd perwira. Adeku belajar nyanyi di purwacaraka. Guru musikku juga mengajar di purwacaraka. Nenekku tinggal di jalan bangka no 12 . Mbahku di kebumen jawa tengah. ibuku ulang tahun tangal 23 januari ayahku ulang tahun tangal 23 april adeku ulang tahun tangal 31 agustus adeku (yang kecil)  ulang tahun tangal 29 mei aku ulang tahun tangal 7 september.

Categories: Aryo

Rindu

Saturday, 24 May 2008 leunca Leave a comment

Ketika rasa rindu menghujam hati,

hanya ada rasa perih yang menohok,

membuat air mata bergulir mengiringi kerinduan yang terpendam

Bahkan suara air hujan tak mampu mengalahkan gemuruhnya hati yang galau

Entah kemana kebimbangan ini akan dibawa

Bermuara dimana semua kebingungan akan rindu yang membutakan

Sungguh….

Jika mampu, kaki ini ingin melangkah

Menyongsong sang tambatan hati nan jauh di sana

Terbatasi oleh waktu dan jarak

Andai…..

Rasa ini tertahankan tidak lebih lama lagi

Mungkin tak akan separah kegalauan ini

Tak ada lagi tangisan

Hanya senyum kepasrahan dan menerima

Mengharap dan hanya mampu mengharap

Tanpa dapat mengucapkan

Biar rindu ini membuat hati seolah terbelenggu

Terikat tali yang tak terlihat

Tetap berjalan

Tegak

Walau rasa ini membuat hancur segalanya

Categories: Curtak