bt pada seseorang?…iya
Pernah ga sih ngerasa bt dan sebel sama seseorang tetapi tidak bisa mengeluarkannya karena sopan santun atau apa ya…….rasa hormat. Pernah?….
Saya bingung jika berhadapan dengan seseorang ini, sering banget saya merasa tersinggung tiba-tiba karena ada kata-kata atau gayanya yang kurang pas dan bikin saya merasa, gimana gitu….
Pernah saya cerita pada suami dan kata suami saya,”yaaa beda chemistry bun”….maksudnya?…….
Mungkin bawaan aja kali ya saya jadi sebel pada seseorang ini….atau pertama kali ketemu langsung ada yang ga sreg…..atau baru ketemu sudah bikin gara-gara alias bicara yang bikin sakit hati….atau, apa ya?….Ga ngerti deh.
Saya sudah mencoba menerima gaya bicaranya atau kelakuannya yang kadang bikin kepala saya geleng-geleng karena ga setuju…tapi, teteup aja saya masih kurang lapang menerima seseorang ini seutuhnya, kelebihan plus kekurangannya.
Ada aja yang suka membuat saya jadi termenung lama banget dan menahan diri, untuk tidak memasukkan dalam hati atau marah.
Jadinya…ya, bt deh…..
Bener deh, saya mencoba belajar dan berpikir, setiap orang itu beda-beda. Anak-anak saya aja beda-beda walau keluar dari raghim yang sama dan campurannya juga sama…teteup aja, ada yang bikin mereka berbeda satu sama lain.
Yang paling besar, egois banget tapi mandiri.
Yang kedua, perasa dan kalau marah senangnya teriak dan nangis sekencang-kencanngnya sampai kuping saya sakit….apalagi kalau menginginkan sesuatu…wuih, harus tahan dengar rengekannya.
Yang bungsu, manja sekali dan agak pemalu. Tapi jika menginginkan sesuatu sama seperti kakaknya, kekeuh tunjuk terus apa yang dia minta…..ampun deh.
Yaaa….namanya juga manusia yang punya otak sendiri-sendiri……jadi apa yang dipikir ga sama. Bener ga?…
Jadi gimana nih dengan saya yang tidak bisa meng-eliminasi ke-bt-an saya ini pada seseorang itu…….harus bagaimana ya?
Aha……berdoa dan berdoa dan ……..
Aha saya tahu, saya juga punya kekurangan dan ga jarang bikin banyak orang bt karena sifat dan gaya saya. So, saya harus menerima dan memahami supaya saya juga bisa diterima dan dipahami orang lain. Bener ya?…
Yaaaa….baiklah…….akan saya usahakan.
Tapi bener deh, begitu ketemu kok usaha saya jadi sia-sia ya…….
Kudu gimana atuh?…..